Tuesday, October 4, 2016

LUKISAN KACA ENDANG ADI SUTOMO(Manunggal Dwi Mayapada)

Manunggal Dwi Mayapada

Konsep karya ini merupakan bentuk visual yang menceritakan sosok wayang yang asal mulanya merupakan bentuk bayangan yang dimainkan oleh dalang dengan lakon yang diceritakannya. Wayang pada karya ini divisualisasikan pada tiga bentuk, yaitu wayang pada lukisan kaca, wayang pada media kertas duplek, dan wayang pada bentuk bayangan. Dari situ kita melihat bahwa perkembangan wayang terdiri dari beberapa tampilan, seperti pada pagelaran wayang kulit kita bisa melihat bentuk wayang tampak dari depan yang dilihat hanya bentuk bayangan/ kreasi seni tatah sungging wayang, dari belakang layar kita bisa melihat bentuk tampilan wayang dari segi estetika warnanya, dan seiring perkembangan zaman kita bisa melihat bentuk visual wayang pada lukisan kaca. Oleh karena itu, bentuk visual wayang yang dibuat pada konsep karya ini mempunyai hubungan, baik dari segi visual, lakon, fungsi, dan sejarahnya. Pada karya ini menampilkan sosok wayang Semar yang dilukis pada kaca, sosok wayang Bima pada kertas duplek, dan sosok wayang Kumbakarna pada bentuk bayangan. Dari tokoh wayang tersebut telah mewakili tentang lakon yang biasa dimainkan oleh Dalang yaitu kisah Ramayana dan Mahabharata, sehingga mempunyai hubungan, dan Semar adalah salah satu tokoh wayang yang hanya ada di Indonesia, yang mempunyai peran untuk mendidik, mengajarkan kebaikan, mengingatkan kita pada rakyat kecil, karena Semar menyatu/manunggal dengan dua/dwi dunia/Mayapada yaitu di Bumi dan di Kahyangan ketika menjadi Dewa “Sang Hyang Ismaya”.
Penulis : Endang Adi Sutomo

Sumber: http://tomoglasspainting.blogspot.co.id/2015/07/manunggal-dwi-mayapada.html?m=1

0 comments:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Post a Comment