Tuesday, September 20, 2016

12 macam aliran seni lukis paling populer didunia

Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa yang paling populer di dunia. Seni lukis yaitu seni yang mengapresiasikan kreatifitas seorang seniman melalui bidang dua dimensi, seperti kanvas, kertas, papan, jalanan, tembok dan sebagainya.

Seiring berkembangnya zaman, seni lukis pun mengalami berbagai peningkatan dengan tumbuhnya berbagai aliran seni lukis. Inilah 12 aliran seni lukis yang paling populer di dunia sejak abad 17.

1. Aliran Klasikisme

Aliran klasikisme merupakan aliran yang biasanya menampilkan gambar klasik dan memiliki karakter tersendiri. Klasikisme sudah banyak peminat baik pelukis nusantara maupun mancanegara.

Lukisan yang menganut aliran klasikisme biasanya memiliki bentuk yang seimbang nan harmonis. Wajah karakter yang ada di dalamnya pun terkesan sangat tenang, namun kejadian di dalamnya terkesan dilebih-lebihkan.

2. Aliran Fauvisme

Fauvisme adalah aliran yang memberikan kebebasan berekspresi bagi para pelukis yang menganut aliran ini. Kebebasan berekspresi ini mengizinkan pelukis untuk memberikan warna bebas kepada objek, bahkan dengan warna yang sangat kontras sekalipun.

Ciri-ciri lukisan yang beraliran fauvisme adalah warnanya biasanya liar dan kontras dari warna aslinya, namun detail bentuk gambar tetap masih bisa dilihat oleh pemirsa lukisan.

3. Aliran Futurisme

Aliran yang satu ini adalah aliran yang menggambarkan objek terlihat seolah-olah bergerak. Biasanya, dalam satu objek di lukisan beraliran ini akan mengalami pengulangan beberapa kali.

Aliran seni lukis ini biasanya memiliki hubung kait dengan gerak dan kecepatan, serta memanfaatkan prinsip aneka tampak. Sayangnya, apabila untuk orang yang masih awam, terkadang sulit mengambil maksud dari karya seni tingkat tinggi ini.

4. Aliran Dadaisme

Aliran ini biasanya menyajikan karya artistik yang sedikit beraroma menyeramkan, kekanak-kanakan, namun terkadang juga mengesankan. Biasanya, lukisan beraliran ini didominasi dengan warna hitam-putih atau merah-putih-hijau tua dengan pewarnaan primer dan kontras.

5. Aliran Kubisme

Aliran kubisme adalah aliran yang memiliki bentuk-bentuk geometris pada lukisannya. Seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, kubus, kotak-kotak dan sebagainya.

Sangat mudah untuk mengenali aliran ini karena ciri khasnya yang berbentuk geomteris serta warnanya yang cenderung sangat perspektif.

6. Aliran Abstraksionisme

Aliran yang satu ini adalah aliran yang menggunakan warna dan bentuk yang acak dan tidak terbatas. Aliran abstrak terbagi menjadi dua, yaitu kubistis dan non-figuratif. Seni ini mengambil unsur-unsur seni rupa saja yang disusun dengan tidak beraturan.

7. Aliran Ekspresionisme

Aliran ekspresionisme merupakan aliran yang memberikan kebebasan bentuk dan warna, akan tetapi tetap tidak boleh terlepas dari menggambarkan emosi sang objek lukis.

Meskipun biasanya aliran ini lebih banyak melukiskan ekspresi-ekspresi manusia, namun belakangan ini para pelukis juga mulai marak yang berusaha menangkap emosi hewan-hewan dari wajahnya dan memasukkan mereka sebagai objek lukis.

8. Aliran Impresionisme

Impresionisme merupakan satu aliran seni yang berusaha menampilkan kesan yang ditangkap objek lukis. Biasanya, lukisan dengan aliran seperti ini memiliki ciri gambar yang agak kabur dan tidak detail.

Dalam proses pembuatan lukisan dengan aliran ini ada beberapa keunikan tersendiri, seperti;

Ketika melukis tidak perlu menunggu cat kering untuk ditimpa warna selanjutnya.
Tidak menggunakan warna hitam sebagai warna bayangan.
Goresan kuas dibuat tebal dan pendek untuk memudahkan pelukis menangkap kandungan subjek lukis.

9. Aliran Realisme

Aliran realisme adalah aliran yang menampilkan karya lukis yang apa adanya, sebagaimana kejadian-kejadian yang terjadi di tengah masyarakat tanpa tambahan sedikit pun. Biasanya, lukisan dengan aliran realisme banyak menampilkan tentang kehidupan masyarakat sehari-hari.

10. Aliran Romantisme

Aliran romantisme adalah aliran seni yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan fantastik dan indah. Aliran ini biasanya menampilkan tentang suatu hal yang bersifat romantis, seperti suatu pemandangan alam, tragedi, ataupun sejarah.

Lukisan aliran ini biasanya juga memuat berbagai cerita ataupun kejadian besar yang emosional, bahkan terkadang cerita tersebut dilebih-lebihkan sehingga sangat menyentuh perasaan.

11. Aliran Surealisme

Aliran surealisme ini adalah aliran yang sangat erat kaitannya dengan dunia khayalan. Sehingga, akan sering kita dapati dari karya lukis aliran ini yang sangat tidak masuk di akal pikiran kita. Namun, terkadang di situlah indahnya seni.

BACA JUGA: 3 Jenis Aliran Seni Lukis yang Paling Terkenal di Dunia

12. Aliran Naturalisme

Aliran naturalisme merupakan aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alamiah. Aliran naturalisme ini apabila kita perhatikan memang mirip dengan realisme, namun tetap ada bedanya, yaitu naturalisme memiliki sedikit tambahan di sekitar objek lukis agar lukisan menjadi lebih indah.

Aliran ini biasanya sangat memperkhatikan susunan perbandingan, perspektif, tekstur serta pewarnaan khususnya warna-warna gelap. Selain itu, sebagian besar lukisan yang memakai aliran ini biasanya memiliki tema yang berhubungan dengan alam.

Sumber: http://www.satujam.com/macam-macam-lukisan/

0 comments:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Post a Comment